HEBATNYA SISTEM MMM
Fraction Reserve Banking VS
Algoritma MMM
Bank-bank yang kita kenal selama
ini menggunakan sistem Fraction Reserve Banking dengan rumusan perbandingan
1:9, maksudnya uang masyarakat yang disimpan di bank di bagi menjadi dua
bagian.......yang 10% disebut uang Cadangan Wajib ( 5% ditaruh di ATM2, dan 5%
disimpan di brankas klau sewaktu-waktu nasabah menarik dananya) dan ....yang
90% disebut uang Kelebihan Cadangan (yang 90% ini oleh bank digunakan semaunya
dia, bisa utk beli aset, bayar karyawan, beli saham, dll.
Bahkan bisa juga dibawa lari
pemilik para bankir keluar negeri). jadi ternyata uang bebas yang beredar
dimasyarakat ternyata masyarakat hanya membutuhkan 10% saja yang 90% uang
masyarakat dipinjamkan kepada para bankir (pikir masyarakat mereka menabung,
menyimpan dengan aman), dan mereka menggunakan uang masyarakat itu memperkaya
diri mereka sendiri.
Maka itu tidak heran, para
kongklomerat kebanyakkan mereka mendirikan bank ( Markus Salim dg bank Maspion,
Muhtar Riadi dg bank Lippo jd Cimb Niaga, pemilik Sampurna group, Jarum group,
ARB, dan masih banyak lagi).
Dan sekalipun uang yang beredar
hanya 10% hal itu akan tetap berjalan terus menerus bertahun-tahun selama
masyarakat ada yang menyimpan dan menggambil uang mereka di bank, dan terus
berputar.
Jadi selama ini bank telah
memonopoli uang bebas masyarakat tanpa memberitahu masyarakat sama
sekali.....benar-benar bodoh masyarakat selama ini. Pikir masyarakat menabung,
padahal masyarakat meminjamkan uang mereka di bank, bahkan bisa lebih ekstrem "Memberikan
dengan sukarela", dan masyarakat hanya mendapat tulisan di buku rekening
aja. Coba aja, tiba2 semua masyarakat menggambil uang mereka semua dengan
serentak....pasti bank tsb koleb...uangnya ga ada, uangnya sdh jadi gedung, sdh
dinikmati para bankir utk jalan2 keluar negeri dan membeli kapal pesiar, pulau
dll.
Anehnya...apabila masyakarat
kekurangan uang, mereka pinjam di bank (uangnya masyarakat itu sendiri)
bunganya cukup tinggi...
Contoh:
Berita media JawaPos, 29 April 2014
halaman depan :
"UNTUNG BANK KIAN
MENJULANG"
isinya : Keuntungan bank hanya
menyusahkan debitor perusahaan dan masyarakat...bank BCA meraup keuntungan yg
paling signifikan, 3,7 triliun hanya dalam waktu kwartal pertama.
Karena melihat ketidak adilan
per'bank'an, maka tergeraklah hati seorang yang sangat jenius dalam ilmu
perbankan dari Rusia, yaitu Sergey Mavrodi. Dibuatlah sistem Algoritma melalui
website MMM.
Rumusan algoritma menggunakan stock
uang bebas yang ada dalam peredaran dapat digunakan oleh masyarakat secara
bergantian. Tidak disimpan oleh siapapun. Wibsite MMM hanyalah media untuk
mendistribusikan uang bebas dalam bentuk bantuan tanpa perantara, melalui
jaringan sosial masyarakat untuk mempertemukan pemberi dan penerima bantuan.
Jadi, tidak ada transaksi keuangan yang memindahkan dari rekening partisipan ke
rekening penggelola MMM ( jadi kalau ada orang yang berasumsi negatif,
seolah-olah uang dibawa lari penggelola MMM sangat BODOH!, karena apanya yang
dibawa lari???, klau uang di bank bisa terjadi uang dibawa lari pak Samadikun
hehehee).Uang partisipan tetap berada di rekening bank masing-masing
partisipan. Seluruh transaksi keuangan terjadi langsung antar rekening
partisipan melalui rekening pribadi mereka, bukan melalui website MMM. Jadi MMM
tidak punya rekening. Dan dalam sistem MMM, tidak ada posisi pertama yang
menguntungkan atau posisi akhir yang merugikan.....dalam MMM semua partisipan
akan saling membantu satu sama lain secara bergiliran, sesuaindengan petunjuk
yang ada....dalam MMM semua partisipan mendapatkan profit 30% dari nilai
bantuan mereka.
Dari mana uang yang 30% itu???
Uang profit 30% perbulan itu ya
dari uang partisipan itu sendiri....yang " Memberi bantuan (PH) dan yang
Meminta bantuan (GH)" tiap bulan terus berputar....tiada henti, Yang
partisipan baru masuk, partisipan lama selesai mendapat bantuan masuk
lagi...terus tiada henti....
Pertayaannya pasti berkata, kok
bisa??....ya bisa aja, karena selama partisipan saling percaya, maka sistem
algoritma akan seperti roda yang terus berputar....
Begitu pula dengan sistem FRB 1:9
yang bank buat, selama ada yang menabung dan menggambil terus berputar ya bank
itu akan terus eksis jalan. Padahal disitu ada uang 90% yang 'ngendon' di
simpan bank. Hanya 10% saja uang yang diputar. Jadi sebenarnya, seandainya bank
memberi bunga nasabah 100% pun, perbandingan jadi 2:8.... ya bank masih bisa
menggunakan 80% dengan bebas...mau dipakai gulung2 ya bisa aja hehehee..
Jadi kalau MMM hanya memberi frofit
30% tujuannya supaya MMM bisa terus jalan 'langgeng'....sehingga tidak ada lagi
masyarakat yang miskin, yang tidak punya uang, semua masyarakat sejahtera......
Selama ini tidak semua masyarakat menikmati
uang bebas, bahkan justru dililit hutang karena uangnya terhenti di tangan para
bankir 90%.
Luar biasa Mavrodi.....terimakasih,
doa kami Tuhan menjagamu, memberi kesehatan dan umur panjang.....sampai engkau
melihat kesejahteraan terjadi di seluruh dunia.
